Nagari To-lang Po-hwang Nagari Toho Asal Mulano Lappung

Kamis, 17 November 2011

Benur Terlambat karena Tunggu Lisensi Virus

Tribun Lampung - Kamis, 17 November 2011 10:46 
 WIB

RAWAJITU -Koordinator distribusi bantuan dari Balai Besar Pengembangan Budi Daya Lampung Hidayat mengaku, terlambatnya distribusi bantuan benur bagi petambak Dipasena lantaran masih menunggu lisensi virus.                                                

"Karena harus menunggu lisensi bebas virus, itulah sebabnya pendistribusian bantuan agak terlambat, " ujar Hidayat, mengklarifikasi atas kegagalan jadwal pengiriman bantuan benur, Kamis (17/11/2011).
Sebelumnya, Para petambak udang windu Dipasena Kecamatan Rawajitu Timur, Tulangbawang, akhirnya dapat bernafas lega.                                            
Ini setelah Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mulai mendistribusikan bantuan benur (bibit udang) kepada petambak di wilayah Dipasena sejak Rabu (16/11) kemarin.                                        

Distribusi benur itu dilakukan setelah sempat terlambat beberapa kali. Rencananya, bantuan benur itu akan didistribusikan dalam beberapa tahapan.

Informasi yang diperoleh TRIBUNLAMPUNG.co.id, jumlah benur yang distribusi pada tahap pertama sebanyak 1,3 juta ekor senilai Rp 1,4 miliar.                                                      

Bantuan benur yang di produksi oleh salah satu pembenihan di kawasan Anyer, Banten, ini  merupakan tindaklanjut pemerintah dalam penyelesaian  konflik yang terjadi antara petambak dan perusahaan inti di areal pertambakan bumi Dipasena, Kecamatan Rawajitu Timur, Tulangbawang.

Menurut Hidayat, koordinator distribusi bantuan dari Balai Besar Pengembangan Budi Daya Lampung,  mengatakan bahwa pengiriman benur tahap pertama ini untuk uji coba sistem pendistribusian dan kelayakan tebar.                              

Hidayat pun mengemukakan bahwa bantuan ini bersifat hibah murni. "Semoga dapat membantu kehidupan para petambak," ujar Hidayat, dalam siaran persnya yang diterima TRIBUNLAMPUNG.co.id, Kamis (17/11/2011). (endra)

Editor : taryono
Akses lampung.tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat lampung.tribunnews.com/m

Tidak ada komentar:

Posting Komentar